Mencegah Tertipu Indahnya Kemasan
Sudah terbilang cukup lama penulis tidak meng-update blog ini hingga pagi ini penulis tiba-tiba mendapat semacam 'wangsit' untuk menggoreskan tulisan ini untuk mengekspresikan apa yang terlintas di benak ... :)
Seperti diketahui, perhelatan politik tahun ini yaitu Pilkada di sejumlah daerah di tanah air mulai ramai yang akan berujung pada puncaknya pada pelaksanaan Pemilu tahun mendatang sehingga sebagaimana telah penulis sebutkan pada beberapa post terdahulu Indonesia kini sedang dan akan memasuki tahun-tahun politik.
Berdasarkan informasi yang telah kita ketahui pula bahwa partai politik peserta Pemilu tahun depan berjumlah 14 partai politik termasuk 4 diantaranya merupakan newbie alias partai politik baru yang menjadi highlight post penulis kali ini.
Biarpun 4 partai politik (parpol) tergolong baru, hendaknya kita mesti cermat menilai garis dan warna dari parpol-parpol itu sebab bisa saja tampilannya baru tetapi sebenarnya hanya memakai kemasan yang berbeda saja. Ibarat sebuah pepatah Minang yang penulis anggap relevan sebagai tujuan post kali ini yaitu: Jan sampai takicuah di nan tarang yang kalau diterjemahkan menjadi sebagai upaya mencegah tertipu dari pesona tampilan.
Di zaman yang penuh rekayasa dan didukung pendanaan besar untuk publikasi media ini, loyang bisa terlihat seperti emas, bandit bisa terlihat seolah pahlawan dan sebagainya, dan seterusnya dengan memanfaatkan sudut pandang yang pas eeeh ... apaa? ... tahu-tahu eeeh meledug ...jedug :p
Untuk itu, kita sebagai calon pemilih harus sangat jeli melihatnya yang menurut hemat penulis perlu dilihat dari beberapa kriteria sebagai berikut sebagai sebuah ikhtiar kita untuk mewujudkan kemaslahatan bersama dalam kapal yang bernama Indonesia yang sangat kita cintai ini.
1. Visi & Misi Parpol
Visi & Misi Parpol bisa dilihat dan dinilai dari AD & ART parpol-parpol dimaksud.
2. Siapa-siapa saja orang yang menjadi pengurus parpol-parpol itu.
Untuk ini kita sebaiknya mencari tahu satu per satu jejak rekam mereka selama ini termasuk melihat berbagai pernyataan politis mereka terkait fenomena-fenomena mutakhir di tanah air. Dari situ saja kita bisa menilai seperti apa orientasi parpol-parpol itu, apakah kekuasaan yang hendak mereka raih adalah demi kemaslahatan bersama atau hanya untuk kemaslahatan mereka dan sebagian pihak tertentu saja.
Tidak hanya di situ, perlu ditelusuri secara eksplisit karena bisa saja mereka-mereka ini hanya merupakan pion-pion alias boneka-boneka dari The Man Behind The Gun ... To keep in mind: The devil is in detail !!!
3. Sumber Pendanaan Parpol
Ini juga sangat penting untuk diketahui karena seperti penulis sebutkan di atas dan pada beberapa post terdahulu, para bandit bisa saja menjadikan parpol sebagai kendaraan mereka demi mengejar keuntungan materi yang mengorbankan rasa keadilan sosial dan jauh dari cita-cita para pendiri Republik ini.
Mereka ini hanya menjadikan parpol bak perusahaan yang berorientasi pada keuntungan materi an sich.
Well ... Agaknya demikian dulu post kali ini karena kini I want to test my lobster for my brunch ... ... :p
Image: quotefancy
Ref: kompas/detik
loading...



ConversionConversion EmoticonEmoticon