Ask Not What Your Country Can Do for You. Ask What You Can Do for Your Country


 
Ask Not What Your Country Can Do for You. Ask What You Can Do for Your Country

 

Untuk Kebenaran, Bukan Untuk Pembenaran


Membaca judul di atas, penulis sangat yakin bila pembaca langsung teringat dengan salah satu presiden Amerika Serikat yang meninggal sebelum masa jabatannya selesai. Ya, dialah John Fitzgerald Kennedy atau sering disingkat dengan inisial JFK saja yang mempopulerkan kata-kata tersebut yang sering digunakan sebagai cara ngeles  oleh sebagian besar pendukung pak desa di desa Mantap Jaya sejak pak desa naik tahta di desa Mantap Jaya pada beberapa tahun lalu.  


Terus terang, penulis adalah salah satu yang tidak sepakat bila kata-kata tersebut dijadikan sebagai bahan argumen menghadapi pihak-pihak yang bertentangan dengan kebijakan yang diambil oleh setiap rezim atau pihak yang berkuasa di level unit politik apapun, dimanapun dan kapanpun.

Jadi begitu penulis melihat adanya kegeraman yang sama yang penulis dapati di salah satu post salah satu teman penulis di salah satu media sosial yang sangat geram dengan 'pembenaran' itu, maka penulis sangat mengerti dan bisa merasakan kegeraman yang sama serta bisa mengerti alasan-alasan yang diberikannya mengapa ia sangat geram dengan 'pembenaran' seperti itu.

Mengutip salah satu argumennya,"Warga negara telah membayar pajak sejak bangun tidur karena uang yang kita bayarkan untuk membeli odol yang kita gunakan pun tak luput dari pajak untuk negara." 

Itu untuk menyebut salah satu contoh sederhana saja.  Jadi sudah seyogyanya bila sebagai warga negara didengarkan hak untuk menyatakan pendapat bila dirasa suatu para pengelola yang diberikan mandat untuk mengurus unit politik dari level desa hingga negara dirasa tidak bekerja dengan baik dan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang telah menjadi konsensus. Lain soal bila suatu unit politik tersebut merupakan sebuah kerajaan/kesultanan/dinasti dan sejenisnya.

Menurut penulis, kata-kata heroik tersebut cocok bila kita sebagai warga negara sedang berjuang untuk membela kehormatan diri kita di antara negara-negara lainnya seperti tatkala mereka yang berprofesi sebagai atlet yang tengah berkompetisi di sebuah event olahraga internasional, juga bagi mereka yang mendapat mandat mengurusi urusan negaranya di lingkup percaturan hubungan internasional, ataupun bagi para tentara yang tengah berjuang di medan perang membela kehormatan negaranya, termasuk setiap warga negara yang tengah berjuang membela kehormatan negaranya bila negaranya dicaplok asing misalnya seperti yang dilakukan oleh generasi-generasi terdahulu saat berjuang melawan para imperialis.






image: i.ytimg.com
inspired by: Azwar Siregar on FB



loading...
Previous
Next Post »
Thanks for your comment